Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label FOOD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FOOD. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015

Fakta dan Mitos tentang Cokelat

Fakta Dan Mitos Seputar Coklat

coklat
Siapa yang ga tahu coklat ?? Mendengar namanya saja sudah pasti tau dan Pastinya semua orang juga sudah tau apa itu coklat dan hampir seluruh orang di dunia ini menyukai coklat baik itu dari kalangan anak-anak, dewasa juga para orang tua.  Coklat yang rasanya manis dan legit memang enak dikonsumsi saat lagi bete, galau, bad mood, santai maupun sibuk sekalipun.
Tahukah anda, sebagian orang mengira bahwa coklat hanyalah memberi dampak negatif bagi kesehatan. Tentu itu Salah besar karena coklat juga baik untuk kesehatan. Berikut ini akan dibahas nih tentang fakta dan mitos coklat yang sering beredar di masyarakat.
  • Mitos : Cokelat tinggi kafein dan buruk bagi jantung
Fakta tentang cokelat: Cokelat memang mengandung kafein, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Teh dan kopi mengandung  kafein jauh lebih banyak daripada cokelat. Proses produksi coklat menurunkan efek kafein secara signifikan, karena campuran kakao dengan bahan-bahan lainnya. The European Society of Cardiology melakukan penelitian dan menunjukkan bahwa biji kakao mengandung polifenol, yang merupakan bahan kimia organik dan benar-benar bermanfaat bagi jantung dan mencegah serangan jantung dengan menyederhanakan sirkulasi darah. Dark chocolate mengandung komposisi biji kakao tertinggi, sehingga jenis ini merupakan coklat terbaik  untuk kesehatan  jantung.
  •  Mitos : Orang dengan diabetes harus berhenti coklat
Fakta tentang coklat: Penelitian telah membuktikan bahwa cokelat memiliki indeks glycemix rendah dan bahwa coklat hitam dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada orang dengan tekanan darah normal dan tinggi dan meningkatkan disfungsi endotel pada penderita diabetes. Jadi sebenarnya, orang-orang dengan diabetes tidak harus menghindari cokelat, namun konsumsi cokelat hitam yang mengandung persentase yang tinggi dari biji kakao. Kecuali yang mengandung banyak gula.
  • Mitos : Cokelat menyebabkan kenaikan berat badan.
Fakta tentang coklat: Cokelat sendiri tidak membuat Anda gemuk.Karena  sebuah cokelat rata-rata mengandung 220 kalori, sehingga dapat ditambahkan ke sistem diet sehat.
  • Mitos : Cokelat tidak memiliki manfaat kesehatan.
Fakta tentang coklat: Cokelat terbukti kaya akan magnesium, besi, seng dan tembaga di samping polifenol yang disebutkan di atas. Dark chocolate yang dianggap sebagai pencegah serangan jantung, stres , stimulator otak, dan bertindak sebagai antikanker. Sebuah studi Harvard menunjukkan bahwa orang yang makan cokelat hidup lebih lama daripada mereka yang tidak.
  • Mitos : Cokelat menyebabkan sakit kepala.
Fakta tentang coklat: Coklat dianggap oleh banyak orang sebagai penyebab langsung dari migrain. Semua studi tentang migrain tidak menemukan hubungan antara makanan dan migrain. Sakit kepala berhubungan dengan hormon dan tidak pada makanan.
  • Mitos : Cokelat menyebabkan gigi berlubang dan gigi meluruh
Fakta tentang coklat: Seperti disebutkan sebelumnya, kakao memiliki banyak manfaat dan akan kami tambahkan ke dalam daftar yang berisi komponen antibakteri yang melawan gigi membusuk dan menghentikan penyebaran bakteri mulut.
Sekarang kita telah melihat  6 dari sekian banyak fakta tentang cokelat yang sudah terbukti salah, saya  ingin mengingatkan Anda bahwa konsumsi yang berlebihan dari setiap jenis makanan, bahkan cokelat dengan semua manfaat kesehatan, akan berubah sebagai musuh kesehatan Anda. Bagi penderita diabetes, saya masih menyarankan Anda untuk konsultasi ke  dokter Anda, sebelum mengkonsumsi cokelat.
  • Mitos: Cokelat menyebabkan jerawat
Fakta: Nggak berani makan cokelat cuma karena takut jerawatan? Ini bisa jadi kabar baik untuk anda, karena ternyata makan cokelat sama sekali tidak menyebabkan munculnya jerawat. Para ahli kulit mengatakan jerawat muncul karena pengaruh hormon dan juga kombinasi antara kuman dengan produksi minyak berlebih pada kulit.
Itulah beberapa Fakta Dan Mitos tentang coklat. Konsumsilah Coklat Dalam porsi yang cukup agar tidak menyebabkan terganggunya kesehatan anda.  :)